10 Stadion Terbaik di Indonesia

Saat ini stadion bukan hanya sekedar fasilitas untuk menggelar pertandingan olahraga yang nyaman dan aman, tetapi juga sudah menjadi ikon atau landmark pada suatu kota atau daerah.

Indonesia juga patut bangga karena memiliki beberapa stadion yang besar nan megah, dan juga dari segi arsitektur tidak kalah dari stadion-stadion besar di Asia lainnya. Berikut ini adalah daftar stadion-stadion terbaik di Indonesia.

1. Gelora Bung Karno (GBK)

Stadion yang terletak di kawasan komplek olahraga Senayan, Jakarta ini merupakan stadion terbaik dan terbesar yang ada di Indonesia sampai saat ini, karena memiliki kapasitas yang besar yaitu 88.083 penonton (setelah renovasi untuk pergelaran Piala Asia 2007), bahkan pada awal pembangunannya era 60-an, kapasitas stadion ini mencapai 100.000 penonton, terbesar di Dunia pada saat itu.
Foto Gelora Bung Karno pada saat pembangunan
Selain itu kualitas rumput stadion ini merupakan salah satu yang terbaik di Asia, yang menggunakan rumput jenis zoysia matrella in mer yang merupakan rumput dengan kualitas terbaik di dunia untuk lapangan sepakbola.
Ciri khas stadion ini terdapat pada atapnya yang melingkar seperti cincin yang dinamakan "Temu Gelang". Atap stadion ini juga merupakan simbol kemajuan arsitektur pada saat itu karena rangka atap ini tidak memakai penopang atau tiang baja dibagian bawah atap.
Ciri khas pada atap Gelora Bung Karno, "Temu Gelang"
Pembangunan GBK didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta Dollar AS (setara 1 Trilliun Rupiah pada saat itu).

Stadion ini diberi nama Gelora Bung Karno karena untuk menghormati presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno yang juga penggagas dibangunnya komplek olahraga Senayan dan tidak terkecuali stadion Gelora Bung Karno itu sendiri.
Dengan cakupan 84% sebagai kawasan ruang terbuka hijau untuk resapan air dengan lingkungan hijau seluas 67,5%. Terdapat banyak jenis burung liar dan pepohonan langka yang rindang yang mengelilingi kawasan GBK.
Hingga kini, kawasan GBK telah digunakan untuk berbagai event olahraga, konser artis dunia, tes masuk instansi tertentu maupun kampanye politik. Dan mulai 2016 kawasan GBK tengah direnovasi kembali untuk penyelenggaraan Asian Games 2018, dan kapasitas stadion ini akan menyusut menjadi sekitar 78.000 kursi karena akan menggunakan tempat duduk single-seat dari sebelumnya yang hanya menggunakan tempat duduk berjejer dari kayu Jati yang digunakan sejak pertama kali stadion ini dibangun.


Data Stadion

Lokasi : Senayan, Jakarta
Dibangun : 8 Februari 1960
Diresmikan :
Kandang dari : Tim Nasional Indonesia dan Persija Jakarta
Kapasitas : 100.000 (1960), 88.083 (2007), 78.000 (2018)
Tipe Stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Asian Games (1962)
  - Piala Asia (2007)
  - SEA Games (1979, 1987, 1997, 2011)
  - Piala AFF (2002, 2008, 2010)


2. Gelora Sriwijaya Jakabaring

Stadion ini dibangun pada tanggal 1 Januari 2001 dalam rangka penyelenggaraan PON XVI ketika Kota Palembang ditunjuk sebagai penyelenggara pada tanggal 2 September 2004.
Terletak pada komplek olahraga Jakabaring Sport City yang luasnya mencapai 325 hektar, yang merupakan komplek olahraga terpadu yang terbesar dan terbaik di Indonesia karena dilengkapi juga Wisma Atlet dan Gedung Sport Science. Yang didalamnya termasuk Stadion Gelora Sriwijaya yang berada di urutan ke-3 terbesar sebagai stadion multifungsi setelah stadion Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Palaran di Samarinda.
Keistimewaan atau ciri khas stadion ini terletak pada atap yang berbentuk seperti perahu dan layar terkembang sebagai simbol kejayaan maritim kermaharajaan Sriwijaya pada masa lampau yang berpusat di Palembang sekarang.
Gelora Sriwijaya yang terinspirasi kejayaan maritim kerajaan Sriwijaya di masa lampau
Stadion ini telah digunakan untuk event besar seperti menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2007 di Indonesia bersama Gelora Bung Karno, SEA Games 2011 juga bersama Gelora Bung Karno dan Islamic Solidarity Games pada tahun 2013.
Kini stadion ini aktif digunakan sebagai kandang dari Sriwijaya F.C. untuk mengarungi kompetisi domestik maupun Asia, dan kini dalam tahap awal renovasi untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 bersama Jakarta.


Data Stadion

Lokasi : Palembang, Sumatera Selatan
Dibangun : 1 Januari 2001
Diresmikan :
Kandang dari : Sriwijaya F.C.
Kapasitas : 45.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Piala Asia (2007)
- SEA Games (2011)
- Islamic Solidarity Games (2013)
- Pekan Olahraga Nasional XVI (2004)


3. Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)

Stadion yang dibangun dengan biaya yang cukup mahal yaitu 545 miliar rupiah ini, merupakan kandang dari klub sepakbola Persib Bandung yang dibuka pada tahun 2013.
Kemegahan stadion ini bisa kita lihat dari pinggir jalan tol Cileunyi-Padalarang (kira-kira KM 149-151), begitu juga ketika kita menggunakan transportasi pesawat terbang ketika kita take-off atau landing di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.
Rencana awal pembuatan stadion ini akan digunakan untuk penyelenggaraan PON XIX 2016 yang diselenggarakan di Provinsi Jawa Barat.

Kapasitas dari stadion ini adalah 38.000 kursi, dan kursi yang digunakan kualitasnya sama dengan kursi yang ada di stadion Old Trafford, dan juga disusun dengan pola kembang yang mewakili ciri khas dan julukan dari kota Bandung, yaitu "kota kembang".

Stadion ini cukup kontroversial dan disorot oleh FIFA dan AFC, karena dari segi lokasi yang kurang strategis lalu berakibat pada sulitnya akses transportasi menuju kawasan stadion. Lalu desain arsitektur atap yang didesain kurang baik karena tampias dari air hujan, jika hujan seluruh penonton pasti akan kebasahan, padahal stadion ini sudah memiliki atap. Entah desain yang sebenarnya sudah baik tapi biayanya "dipotong dan disalahgunakan" sehingga hasilnya tidak sesuai desain.
Bagaimanapun, stadion ini sudah menjadi kebanggaan dari masyarakat Jawa Barat dan Bandung khususnya karena kemegahannya dan tentu saja, menjadi kandang dari klub Persib Bandung yang dikenal dengan suporternya yang loyal dan setia.


Data Stadion

Lokasi : Bandung, Jawa Barat
Dibangun : Oktober 2009
Diresmikan : 9 Mei 2013 (soft launching)
Kandang dari : Persib Bandung
Kapasitas : 38.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Pekan Olahraga Nasional XIX (2016)


4. Gelora Bung Tomo

Stadion ini terletak di Kecamatan Benowo, Surabaya Timur dan masuk dalam komplek olahraga Surabaya Sport Center dan dikategorikan sebagai stadion multifungsi atau serbaguna.
Dibangun dengan biaya sebesar 440 miliar Rupiah dari dana pemerintah daerah Kota Surabaya, menjadikan stadion ini menjadi salah satu stadion termegah di Indonesia. Namun sayang lokasi stadion ini kurang baik karena terdapat ditengah-tengah tambak warga, sehingga terlihat tidak elit.
Lokasinya yang berada di tengah-tengah pertambakan, membuat minimnya minat warga untuk beraktifitas di sekitar stadion ini
Stadion yang dibuka pada 2010 ini menjadi kandang dari klub Persebaya Surabaya, menggantikan peran dari stadion Gelora 10 November yang dinilai sudah kurang layak kualitas dan kapasitasnya untuk menampung Bonek (sebutan untuk suporter Persebaya) yang sangat banyak dan loyal.
Suasana menjelang pertandingan Persebaya, terlihat Bonek memenuhi seluruh sudut stadion


Data Stadion

Lokasi : Surabaya, Jawa Timur
Dibangun : 2008
Diresmikan : 6 Agustus 2010
Kandang dari : Persebaya Surabaya
Kapasitas : 55.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : -


5. Stadion Utama Internasional Riau

Mulai dibangun pada tahun 2009, pada saat itu stadion ini diprediksi akan menjadi salah satu stadion termegah di Indonesia bahkan di Asia Tenggara karena bentuk stadion ini yang unik, seperti dome atau kubah pada desainnya.
Atap kubah ciri khas Stadion Utama Riau
Dengan dana yang mencapai 1,18 trilliun Rupiah, tidak heran jika stadion ini memiliki kapasitas yang baik. Sudah dilengkapi dengan kursi single-seat tahan api yang didatangkan langsung dari Jerman, dan memiliki kapasitas yang lumayan besar, 44.000 kursi.

Stadion ini dibangun dalam rangka penyelenggaraan PON XVIII pada 2012 dengan Provinsi Riau yang ditunjuk sebagai Tuan Rumah.
Kini stadion ini sedang dalam tahap penyegaran kembali karena pasca penyelenggaraan kualifikasi Piala Asia U-22, stadion ini tidak terawat dan terkesan ditelantarkan, tidak ada aktifitas olahraga maupun pertandingan-pertandingan olahraga yang dimainkan di stadion ini. Masalah ini ada akibat adanya kepemilikan yang tidak jelas antara pemerintah Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Masalah ini pun juga berimbas pada klub lokal PSPS Pekanbaru yang tadinya direncanakan akan memakai stadion ini lalu tidak mendapatkan perizinan dari pemerintah Provinsi Riau yang mengklaim sebagai pemilik resmi stadion ini.


Data Stadion

Lokasi : Pekanbaru, Riau
Dibangun : Oktober 2009
Diresmikan : 2012
Kandang dari : PSPS Pekanbaru
Kapasitas : 44.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Pekan Olahraga Nasional XVIII (2012)
- Kualifikasi Piala Asia U-22 (2012)



6. Stadion Patriot

Stadion yang kini jika dilihat dari kejauhan sekilas mirip dengan Allianz Arena ini dibangun pada 1980, dalam rangka menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat IV tahun 1984.
Pada awal tahun 2011, stadion yang awalnya bernama Stadion Bekasi ini di renovasi, dengan biaya 450 miliar Rupiah hasil dari APBD Kota Bekasi dan bantuan anggaran dari pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selanjutnya stadion ini selesai direnovasi pada 11 Maret 2014 yang bertepatan dengan HUT Kota Bekasi.
Berdiri di atas lahan 9,1 hektar, fasilitas pendukung dan kondisi fisik stadion ini cukup bagus. Dilengkapi dengan tempat parkir kendaraan roda empat dengan daya tampung 4.000 unit, plus parkir roda dua sekitar ratusan ribu unit, dengan perhitungan, parkir horizontal 81.000 meter persegi serta gedung berlantai tiga seluas 95.000 meter persegi dipersiapkan untuk parkir.
Salah satu sudut kemegahan dari stadion Patriot jika dilihat dari sisi seberang jalan
Stadion yang berkapasitas 30.000 ini akan digunakan oleh klub Persipasi Kota Bekasi sebagai kandang dalam mengarungi kompetisi nasional.


Data Stadion

Lokasi : Kota Bekasi, Jawa Barat
Dibangun : 1980
Diresmikan : 1984 (sebelum renovasi total), 2014 (setelah renovasi total)
Kandang dari : Persipasi Kota Bekasi
Kapasitas : 30.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Pekan Olahraga Nasional XIX (2016)



7. Stadion Wibawa Mukti

Stadion berkapasitas 40.000 penonton ini terletak di Desa Sertajaya, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Dibangun oleh pemerintah Kabupaten Bekasi dalam rangka menjadi tuan rumah PORDA Jawa Barat XII 2014 dan PON Jawa Barat XIX 2016, dan juga sudah diajukan untuk menjadi salah satu venue penunjang Asian Games 2018.

Sebelum dinamai Wibawa Mukti, stadion ini bernama Stadion Jababeka dan Stadion Utama Kabupaten Bekasi. Dibandingkan dengan Stadion Patriot yang juga berada di Bekasi, Wibawa Mukti unggul dalam segi akses dan kapasitas yang mencapai dua kalinya.
Selain lapangan yang berkualitas dengan sistem drainasenya yang baik dan tribun penontonnya yang megah, terdapat 8 jalur atletik. Selain itu papan skor dibuat dengan elektrik. Toilet, ruang ganti pemain, ruang konferensi pers, ruang wasit didesain dengan modern.



Data Stadion

Lokasi : Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Dibangun : 2009
Diresmikan : 2016
Kandang dari : Persikasi Kabupaten Bekasi, Bekasi City F.C.
Kapasitas : 40.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Pekan Olahraga Nasional XIX (2016)


8. Stadion Utama Palaran

Dibuat oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai venue dari penyelenggaraan PON XVII tahun 2008, dan diresmikan langsung oleh Presiden Indonesia ke-6, bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
Pembangunannya menelan biaya sekitar 800 milyar Rupiah, dan merupakan salah satu stadion termahal di Indonesia. Sementara desain dari stadion ini didesain oleh tim arsitek dari Institut Teknologi Surabaya.
Selain itu stadion ini memiliki kapasitas yang cukup besar, yaitu sekitar 55.000 penonton dengan tempat duduk single-seat. Infrastruktur stadion ini setara dengan tim menengah liga Inggris.
Maksud pembangunan stadion ini juga sebagai persiapan sebagai stadion cadangan Gelora Bung Karno di Jakarta. Namun kabarnya stadion ini sempat tidak terurus dan seolah-olah ditelantarkan begitu saja, begitu juga dengan fasilitas-fasilitas penunjang yang ada di dalam komplek gelanggang olahraga Palaran di Samarinda ini.
Pada akhirnya pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengetahui kabar tidak baik itu, lalu mengadakan turnamen Piala Gubernur Kaltim pada tahun 2016 yang diikuti tim-tim liga Indonesia sebagai ajang pemanasan dalam menghadapi kompetisi sesungguhnya. Dan salah satu venue dari turnamen tersebut adalah Stadion Utama Palaran.



Data Stadion

Lokasi : Samarinda, Kalimantan Timur
Dibangun : 2005
Diresmikan : 18 Juni 2008
Kandang dari : -
Kapasitas : 55.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Pekan Olahraga Nasional XVII (2008)


9. Stadion Pakansari

Megahnya Stadion Pakansari mulai diketahui publik sepakbola Indonesia ketika stadion berkapasitas 30.000 penonton ini ditunjuk sebagai tempat laga kandang untuk timnas Indonesia pada perhelatan Semi-final Piala AFF 2016. Alasan ditunjuknya Pakansari adalah Gelora Bung Karno, yang notabene menjadi kandang timnas Indonesia di laga-laga Internasional sedang direnovasi untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.
Euforia saat pergelaran semi-final Piala AFF 2016
Stadion Pakansari memiliki pesona yang tidak kalah dari stadion-stadion besar lainnya, hal ini dikarenakan stadion ini memiliki hawa yang sejuk, karena dikelilingi oleh bukit dan pegunungan.
Fasilitas stadion ini pun tidak kalah menarik. Rumput yang berkualitas baik, dan telah dilengkapi tempat duduk dengan single-seat dan papan skor elektronik. Selain itu akses menuju stadion ini sangat mudah, perjalanan lewat Jalan Raya Bogor atau Tol Sentul bisa ditempuh oleh penonton jika ingin menyaksikan pertandingan di Pakansari.
Stadion Pakansari sendiri menjadi sarana olahraga yang pas untuk warga Bogor atau Cibinong khususnya. Area olahraga seperti jogging track tersedia disekitar stadion. Selain itu domisili Pakansari yang berada di Kabupaten Bogor, secara otomatis menjadi kandang dari tim Persikabo Kabupaten Bogor.
Jogging Track disekitar stadion untuk sarana olahraga warga sekitar


Data Stadion

Lokasi : Bogor, Jawa Barat
Dibangun : 2011
Diresmikan : 2016
Kandang dari : Persikabo Kabupaten Bogor
Kapasitas : 30.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : - Pekan Olahraga Nasional XIX (2016)




10. Stadion Aji Imbut


Stadion yang menjadi kandang dari Mitra Kukar ini awalnya juga dibangun untuk PON XVII tahun 2008. Namun baru Maret 2011, stadion ini diresmikan oleh Gubernur Awang Faroek Ishak, dan diberi nama GOR Aji Imbut.
Terletak pada lahan sekitar 100 hektar, Stadion yang juga memiliki nama lain Stadion Perjiwa ini berdiri dengan sejumlah fasilitas lainnya seperti arena velodrome indoor (arena balap sepeda dalam ruang), gedung beladiri, arena equistrian, stadion panahan arena sepeda BMX dan asrama atlet.
Pembangunan stadion ini diperkirakan menelan biaya sekitar 899 milyar Rupiah. Sesuai dengan kemegahan dan keindahan desain stadion yang memiliki atap indah dengan rangka baja lengkung raksasa sebagai penopang ini.
Selain itu trek atletik stadion ini juga menggunakan permukaan sintetis.


Data Stadion

Lokasi : Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Dibangun : Oktober 2007
Diresmikan : Maret 2011
Kandang dari : Mitra Kukar F.C.
Kapasitas : 35.000
Tipe stadion : Stadion madya (olimpik), Stadion sepakbola lama
Event besar : -


Tambahan


11. Stadion Batakan


Stadion juga mencerminkan identitas sebuah klub. Mungkin kalimat itulah yang terlintas di benak para pecinta klub Persiba Balikpapan tak terkecuali pemerintah Kota Balikpapan.
Persiba Balikpapan yang namanya sempat masuk klub elit Indonesia di era awal 2000-an, telah "menumpang" di stadion Parikesit, yang merupakan stadion milik PT. Pertamina dengan waktu yang cukup lama.
Stadion Parikesit, kandang Persiba Balikpapan sebelumnya
Alasan Persiba memakai Stadion Parikesit itu sendiri karena Persiba tidak memiliki stadion sendiri sehingga harus menyewa sampai akhirnya kontrak tersebut akan habis menjelang tahun 2019. Dikarenakan lahan Stadion Parikesit akan dialih fungsikan oleh pihak Pertamina selaku pemilik lahan.
Lalu dengan inisiatif untuk memajukan klub, pemerintah Kota Balikpapan membangun stadion berstandar Internasional untuk menggantikan posisi Parikesit yang sebelumnya menjadi kandang dari Persiba Balikpapan. Dengan biaya sekitar 1,1 Trilyun Rupiah, dibangunlah stadion megah nan mewah yang dinamakan Stadion Batakan.

Stadion Batakan sendiri sebenarnya telah dibangun sejak 2012, namun terkendala pembebasan lahan dan pencairan dana. Tetapi pada 2016 pengerjaan stadion ini kembali dilanjutkan dan dipercepat sampai target penyelesaiannya pada Juli 2017.
Stadion ini digadang-gadang akan menjadi salah satu stadion terbaik di Asia
Stadion Batakan memiliki keistimewaan dibandingkan stadion-stadion besar di Indonesia lainnya, yaitu merupakan stadion berkategori modern. Dalam arti, stadion ini hanya dikhususkan untuk pertandingan sepakbola saja, tanpa lintasan atletik. Lalu desain tribun dari stadion ini sedikit mirip dengan Emirates Stadium di London. Kelebihan lainnya yaitu rumput yang digunakan dan sistem drainase juga berkualitas terbaik, ruang ganti pemain, toilet, ruang konferensi pers, ruang wasit, semuanya didesain dengan mewah.
Baja lengkung pada atas atap stadion ini akan menyala jika malam hari, terinspirasi dari baja lengkung Stadion Wembley di Inggris
Semoga saja stadion ini bisa terawat, baik dirawat oleh pengurus stadion, pemerintah, maupun suporter Persiba Balikpapan itu sendiri.


Data Stadion

Lokasi : Balikpapan, Kalimantan Timur
Dibangun : 2012
Diresmikan : 2017
Kandang dari : Persiba Balikpapan
Kapasitas : 40.000
Tipe stadion : Stadion sepakbola modern
Event Besar : -


Ada info tambahan lagi nih, yakni apa itu stadion sepakbola modern dan stadion sepakbola lama.

Stadion sepakbola lama adalah stadion yang didalamnya terdapat trek atau lintasan atletik yang biasa disebut juga stadion madya. Tipe stadion ini begitu banyak digunakan oleh stadion-stadion besar di Indonesia, tak terkecuali stadion klub-klub besar. Lalu apa alasannya?

Dikarenakan kebanyakan stadion besar di Indonesia dibangun oleh pemerintah daerah dengan tujuan tidak hanya sebagai tempat pertandingan sepakbola saja, tetapi juga sebagai sarana olahraga untuk digunakan oleh masyarakat daerah tersebut.

Sementara stadion sepakbola modern didalamnya tidak terdapat lintasan atletik. Stadion tipe ini sangat sering ditemui di eropa namun jarang ditemui pada stadion besar di Indonesia, selain karena faktor keamanan (posisi tribun penonton yang langsung berdekatan dengan lapangan), juga karena alasan fungsional yang terbatas penggunaannya untuk pertandingan sepakbola saja. Contoh stadion besar Indonesia yang bertipe ini adalah Maguwoharjo di Sleman, Yogyakarta dan Batakan di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Demikian ulasan mengenai stadion-stadion terbaik di Indonesia. Dari 11 stadion tersebut, mana yang menjadi favoritmu? Anda juga bisa memberi kritik atau saran. Jawab dikolom Komentar yaa!

Share on Google Plus

About Yudhis

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 komentar:

  1. JTA Casinos & Gaming Locations | MJH
    J.T. Casinos & Gaming Locations. 김천 출장마사지 J.T. Casinos 상주 출장안마 & Gaming Locations. J.T. 용인 출장마사지 Casinos & Gaming Locations. 영천 출장마사지 J.T. Casinos & Gaming Locations. J.T. Casinos & Gaming Locations 김제 출장안마

    BalasHapus